Showing posts with label alam. Show all posts
Showing posts with label alam. Show all posts

06 December, 2012

Menyusuri Pantai Selatan Jawa Barat


Pantai Jayanti – Pantai Santolo – Pameungpeuk Garut 


Pantai Jayanti – Pantai Santolo – Pameungpeuk Garut
susur pantai
Bosen dengan bermain digunung-gunung, kami mencoba kali ini main-main ke pantai. Pantai yang kami telusuri kali ini adalah pantai selatan jawa barat. Kami Menelusuri pantai selatan jawa barat sekitar setahun yang lalu, kira-kira bulan september 2011, kira-kira setelah saya dan teman-teman semua selesai sidang Tugas akhir. Yang waktu itu kami semua sudah jeunuh dengan aktivitas kuliah apalagi ngerjain tugas akhit yang bikin kepala mumet tidak karuan.


Waktu itu memutuskan menelusuri pantai selatan ini dengan menggunakan motor. Jalur yang kami rencanakan yaitu dari Padalarang à Ciwidey à Cidaun à Pantai Jayanti à Pantai Santolo à Pameungpeuk à Garut à Bandung dan kembali lagi ke Padalarang.
Kami semua terdiri dari 7 Orang yaitu : Rizal (saya), Dani, Ghani, Rian, Iman, Dhevi, dan Fery, kami semua adalah teman kuliah yang memiliki hobby  yang sama yaitu Traveling, camping, dan touring ke alam bebas bahkan ngegembel sekalipun.

22 May, 2012

Seru-nya Mendaki Gunung Cikuray


Gunung cikuray
Gn Cikuray

Gunung Cikuray adalah Gunung  yang berada di Kabupaten Garut  Jawa Barat. Gunung ini merupakan Gunung tertinggi ke-empat di Jawa barat setelah Gunung Ceremai, Gunung Pangrango, dan Gunung Gede. Ketinggian Gunung ini sekitar 2.821 Mdpl. 

Setelah sekian lama jarang mendaki gunung, akhirnya saya di ajak oleh kedua sodara  saya untuk melakukan pendakian gunung  yang berada di Kabupaten Garut ini.  Sebelum melakukan pendakian, kami baca-baca sedikit artikel tentang jalur pendakian gunung ini. Jalur pendakian yang akan kami tempuh yaitu lewat jalur (Patrol) Cilawu atau Perkebunan Teh Dayeuh Manggung.

Untuk ke naik ke Gunung Cikuray ini kami hanya beranggotakan tiga orang yaitu Rafid (LEMBER), Reza (SAMSON), dan penulis Rizal (GEHU), kami bertiga merupakan anggota Perhimpuanan Pecinta alam PATRAPALA  yang berasal dari Padalarang.

Gunung cikuray
Reza, Rizal, Rafid


Kamis, 17 juni
Jam 11.00 Reza dan saya berangkat dari padalarang menuju Rancaekek untuk menjemput sodara kita Rafid, dia kerja di rancaekek jadi nge-Kost nya di rancaekek juga. Kami berdua berangkat dari simpang Tol Padalarang dengan menggunakan bis jurusan Tasik.. dalam perjalanan agak sedikit kepadatan kedaraan di gerbang Tol Cileunyi, mungkin kepadatan terjadi karena banyak orang yang liburan juga.

10 May, 2012

Berkaca Pada Alam


  
Jika kita perhatikan batu-batu yang bertengger dipinggiran sungai, terkadang kuyup oleh sentuhan genit air-air sungai yang menghampiri walaupun mereka terus berjalan. Namun untuk beberapa lama batu-batu itu mengering oleh sinaran matahari yang menembus dari celah-celah dedaunan. Silih berganti air dan matahari menyapa bebatuan yang tak pernah bergeser dari tempatnya, sebelum perubahan alam atau tangan manusia yang menghendakinya berpindah. Kemudian jika terlihat satu sisi dari batu itu yang terus menerus lembab, yang kemudian lumut hijau nan cantik menghiasi seluruh sisi permukaan itu, artinya sinar matahari tak pernah singgah diatasnya. Batu, air sungai dan sinar matahari itu mengajarkan kepada kita tentang banyak hal. Kepasrahan batu-batu menerima air dan sinar matahari, adalah cermin keikhlasan. Dan keteguhannya untuk tetap ditempatnya, adalah kesabaran. Lumut hijau di sisi batu yang tak tersinari matahari adalah petunjuk arah jalan.

04 May, 2012

Curug Malela, Kabupaten Bandung Barat


Curug marlela Bandung barat
Curug marlela Bandung barat
Bagi para petualang sejati yang gila akan tantangan kurang afdol kalau berkunjung ke kabupaten bandung barat tidak ber- adventure Ria ke curug yang satu ini. Disamping pemandangan curug nya yang indah, jalur yang menantang, dan suasana nya yang jauh dari keramaian membuat kita betah berlama-lama disini.
Curug Malela adalah sebuah icon wisata terbaru kabupaten bandung barat yang terletak di desa Cicadas kecamatan Rongga kabupaten Bandung Barat, Jawa barat, tepatnya perbatasan kabupaten Bandung barat dengan cianjur selatan. Rute untuk menuju kesana kalau dari Bandung yaitu menuju, Padalarang, langsung ke Cililin, Gunung Halu, Rongga.
Untuk menuju curug itu kita tidak perlu bingung, karena pemda bandung barat papan penunjuk jalan ke area tersebut. Pemandangan menuju curug ini sangat indah, melewati gunung, perkampungan, lembah, dan kebun teh, suasana nya juga masih asri. Jarak yang di tempuh kalau rute dari Bandung sekitar 2.5 jam.

Curug Siliwangi




Saat liburan kuliah itu kami beranggotakan 5 orang, merencanakan berkemah ke Curug Siliwangi. Curug Siliwangi Terletak  di kawasan Bandung Selatan, tepatnya di Desa Cimaung, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa barat.  Curug Siliwangi ini memiliki ketinggian sekitar 150 m. Konon menurut legenda Curug Siliwangi merupakan tempat pemandian Prabu siliwangi
Akses Untuk menuju ke Curug Siliwangi ini dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi atau dengan kendaraan umum.  Dari arah bandung kita ketegalega, lalu di Tegalega  naik bus jurusan Pangalengan, lalu  turun di  desa Cimaung, kemudian naik angkutan desa menuju pintu gerbang Kawasan Wisata Gunung Puntang.  Selain itu, Bisa juga dari Terminal Tegalega kita naik kendaraan umum jurusan Banjaran yang warna coklat, kemudian turun diterminal banjaran dan selanjutnya naek angkutan pedesaan menuju pintu Gerbang .
Selain itu bagi yang membawa kendaan pribadi dari arah bandung atau luar bandung bisa mengikuti Jalan Moch Toha yang menuju ke arah pangalengan,  lalau belok kiri ke daerah Gunung Puntang.
Sesampainya di pintu gerbang Gunung Puntang, kita tinggal berjalan kaki menelusuri sungai-sungai, menaiki bukit-bukit terjal yang menguji adrenalin kita. Perjalan itu sekitar 1.5 jam, tapi hati-hati terdapat jurang-jurang yang sangat terjal, yang jalannya hanya muat buat 1 orang. Ketika diperjalanan kita pasti bingung dikarnakan jarang petunjuk arah untuk sampai ke curug siliwangi itu, maka dari itu kita harus bertanya kepada warga sekitar dan penjaga objek wisata tersebut. Sesampainya disana kita akan melihat betapi indahnya Curug siliwangi dari jauh, begitu tinggi dan menjulangnya.

Wisata alam Kawah Gunung Galunggung


Siapa tak kenal dengan Gunung yang satu ini. Gunung Galunggung merupakan gunung berapi dengan ketinggian 2.167 mdpl, gunung ini  terletak sekitar 17 km dari pusat kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Untuk menuju ke gunung galunggung ada beberapa rute yaitu:  Dari arah Jakarta atau Bandung setelah melewati Ciawi, Cisayong, sebelum masuk kota Tasikmalaya, di kecamatan Indihiang yang sebelum terminal bis Indihiang, ada jalan di sebelah kanan menuju Cipanas-Galunggung jaraknya sekitar  12 km. Dari pusat kota Tasikmalaya langsung  ke arah Barat lewat Jl. Bantar-Tawangbanteng,  jaraknya sekitar + 17 km.
Sementara jika dari arah Bandung lewat Garut-Singaparna setelah simpang tiga dekat jembatan Cikunir belok ke arah kiri  + 14 km. Pengunjung dengan kendaraan besar, bis sedang atau besar disarankan untuk mengambil rute Bantar-Tawangbanteng yang sering dilalui truk-truk pengangkut pasir, karena bila melalui Indihiang terdapat jembatan kecil dan sempit yang hanya dapat dilalui satu kendaraan.
Bagi pengunjung dengan kendaraan umum dari arah Jakarta dan Bandung sebaiknya turun di Terminal Bus Tasikmalaya, karena tidak banyak angkutan umum yang lewat di jalur tersebut di atas. Kemudian, perjalanan dilanjutkan naik angkutan kota jurusan Terminal-Galunggung-Singaparna dengan ongkos sekitar Rp. 9.000 per orang. Turun di pintu masuk kawasan Cipanas Galunggung. Kemudian jalan kaki atau naik ojek hingga pelataran parkir di kaki anak tangga menuju kawah.
Alternatif  lainnya dapat turun di perempatan Indihiang-Ciponyo (bilang saja ke kondektur mau ke Galunggung), lalu melanjutkan perjalanan dengan menggunakan ojek dengan tarif Rp. 20.000 hingga pintu gerbang objek wisata Galunggung dan ditambah lagi Rp. 15.000 untuk sampai menuju anak tangga ke arah kawah.
Setelah sampai dipelataran parkir Gn Galunggung, kita disuguhkan dengan +  1000 anak tangga untuk menuju ke puncak kawahnya. Memang sangat melelahkan, tetapi juga sangat mengasikan. Setelah di puncak Gunungnya kita akan takjub akan kebesaran sang Pencipta dan Besarnya Letusan Gunung Galunggung waktu Dulu. Benar-benar menakjubkan.
Untuk para penggemar mancing mania, Di Gunung galunggung ini kita dapat menikmati keindahan kawah bekas letusan. Yang sekarang kawah itu jadi digenangi air  yang biasanya sering digunakan warga sekitar untuk memancing ikan. Ikan didanau bekas letusan banyak juga kata warga sekitar.
Selain itu dibawah juga terdapat mesjid yang lama tidak terawat, karnakan untuk menepuh mesjid itu cukup jauh.

SANG HYANG POEK


Menjelajahi wisata di ranah indonesia ini gak akan pernah ada habisnya, terlalu banyak tempat wisata yang belum kita jelajahi saat ini, bahkan kalau ditelusuri disekitar kita pun terdapat tempat-tempat yang sangat indah dan menakjubkan.
Tempat yang saya pernah jelajahi kali ini adalah SANG HYANG POEK yang terletak di Desa Ci-Oray, Rajamandala, Kabupaten Bandung Barat yang tidak jauh dari PLTA INDONESIA POWER yang ada di Desa Cioray, Rajamadala, tempat ini sangatlah tersembunyi  dan kita tak akan menyangka bahwa terdapat yang sangat indah di tempat ini.
Untuk menelusuri SANGHYANG POEK ini, dari PLTA kita tinggal berjalan kaki sekitar seperempat jam melalui jalan setapak yang ada dipinggir sungai citarum.
Disana kita akan disuguhkan dengan bebatuan-bebatuan yang sangat eksotis, yang jarang kita temui disungai-sungai. Bebatuan itu sangat indah dan menakjubkan, serta gemercik air sungai yang membuat say betah berlama-lama disitu. Di sekitar sini juga terdapat sebuah GOA yang panjangnya Sekitar 50 Meter. GOA ini sangat gelap, mungkin sesuai namanya SANGHYANG POEK berarti DEWA KEGELAPAN. Mungkin tempat ini sangat cocok untuk yang Hobby Fotography atau penelitian, dikarnakan tempat ini berkaitan dengan sejarah Danau Bandung Purba.
Tapi saya berpesan untuk yang mau kesana jagalah alam dan sekitarnya, karena  SANG HYANG POEK merupakan Cagar Wisata Yang harus kita lindungi dan dan dilesatrikan serta sesuai kode etik Penyusuran GOA “Jangan mengambil sesuatu selain foto, jangan meninggalkan sesuatu selain jejak, dan jangan membunuh sesuatu kecuali waktu,”


02 May, 2012

Alam Diciptakan tuhan untuk dijelajahi


situ cikumpay
Alam adalah sebuah inspirasi bagi manusia. Alam diciptakan tuhan untuk dijelajahi,  di lestarikan, diteliti, dan masih banyak yang harus dilakukan manusia untuk alam ini. Menjelajah adalah kegiatan yang tak dapat dipisahkan dari zaman nenek moyang kita. Dahulu nenek moyang kita selalu berpindah-pindah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sehingga, sebenarnya kita semua  memiliki jiwa sang petualang yang berasal dari darah nenek moyang kita. Seperti sebuah lagu yang pernah kita dengar atau nyanyikan waktu kecil yaitu “nenek moyang ku seorang pelaut”.  Itu berarti nenek moyang kita adalah orang yang tangguh, kuat, dan memiliki jiwa petualang sehingga nenek moyang dan kita bisa berada di ranah Indonesia ini.  Sampai-sampai nenek moyang kita berjuang mengarungi lautan, mendaki gunung, menyusuri hutan belantara, dan sampai menyusuri gua untuk bertahan hidupdan mencari kehidupan yang lebih baik.

24 April, 2012

TEMPAT PANJAT TEBING YANG ADA DI INDONESIA

Tebing Ciampea,  Tebing kapur ini terletak sekitar 15 km di sebelah selatan pusat Kota Bogor, Jawa Barat. Lokasi ini sangat mudah dijangkau dengan kendaraan umum. Ketinggian tebing sekitar 30 – 45 m. Pada dinding yang tak begitu lebar itu terdapat lima jalur atau lintasan dengan tingkat kesulitan yang bervariasi (Jalur Putih, Jalur Kambing, Jalur Intifada, Jalur Bycycle, dan Jalur Toke). Kemiringan dinding dari slab sampai vertical. Lokasi ini merupakan lokasi ideal untuk para pemula berlatih.



Tebing Kelapa Nunggal, Tebing ini mempunyai tingkat kesulitan cukup tinggi,  terletak di kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, tak jauh dari pabrik semen Cibinong. Ketinggian tebing ini sekitar 45 meter. tebing ini hampir semuanya tealh memiliki jalur, pada awal jalur merupakan overhang yang minim pegangan, dengan keadaan seperti itu, tebing Kelapa Nunggal ini termasuk tebing dengan kategori sulit dan bukan untuk pemula.